You’re not alone pt.2

Baca lebih lanjut

Iklan

You’re Not Alone

Pagi ini gue makan bubur di perempatan Ramdhan. Memang pengin sarapan bubur  sekalian menukar uang biar jadi pecahan kecil buat ongkos Damri. Karena ingin mengejar berangkat ke Jatinangor maksimal pukul 8 (bahkan kalau bisa berangkat sebelum jam 8), gue memutuskan naik angkot. Tarif angkotnya dua ribu. Gak apa-apalah (padahal waktu zaman SMP-SMA benar-benar berpikir gak worth banget naik angkot ke tempat yang sama dengan tarif dua ribu).

Daaan… OMG DAMRI! Gue masih di dalam angkot 23 di daerah zebra cross depan Patung Ikan dan Damri lewat di depan mata! ASDFGHJKL! Baca lebih lanjut

Penutupan Relawan KAAOne

Penutupan bukan berarti pembubaran. Seperti itu tagline acara penutupan relawan KAAOne 🙂

Dan di hari ini aku bisa ikut flashmob bersama semua relawan.

2015-05-03 08.38.14

2015-05-03 09.24.07Ada pembagian doorprize juga haha. Lumayan doorprize-nya tas sama tiket pesawat ke sebuah kota. Gue gak dapet doorprize sih tapi yaa ikut senang dengan yang dapat doorprize 😀

2015-05-03 10.51.092015-05-03 10.51.37Relawan lagi foto-foto di wall of fame penutupan relawan hehe.

kaaYeaa lumayan aku juga bisa ikut eksis bareng dengan kelompokku dan kelompok lain hohoho~~

aac-adaakunyaPas lagi kumpul-kumpul relawan sebelum AAC dimulai, yaa lumayan bisa foto bareng sama Pak Ridwan Kamil 😀

Terima kasih KAA, Bandung, dan semua relawan. Good luck~!

See you again (^__^)

Festival of Nations – Asian African Carnival 2015

Setelah me–recover diri selama semalam, tanggal 26 April 2015, aku bisa datang ke Festival of Nations. Yeepee (´▽`)ノ♪ (´▽`)ノ♪  Alhamdulillah…

kaa-fonkaa-fon2Gue datang cukup awal sih, meski acara pembukaan resminya terlewat. Inilah peserta pawai kostum dari kota Solo.

kaa-fon3Festival of Nations ini kerja sama dengan BEM Hubungan Internasional Unpar. Ada dua stage, stage utama di jalan Dago yanng ada tulisan D-A-G-O dan co-stage di dekat SMAN 1. Aku lebih banyak stay di dekat co-stage soalnya beberapa teman kelompok pada mangkal di sana. Foto di atas adalah penampilan band country–mereka menyanyikan lagu country.

kaa-fon5kaa-fon6kaa-fon7Penampilan tari dari Sumetera Selatan. Asumsi gue sih yang tampil tari di co-stage adalah anak-anak Unpar. Asumsi ya..

kaa-fon11kaa-fon12kaa-fon8Ini nih, antusiasme warga yang meramaikan Festival of Nations (^▽^) (^▽^) (^▽^) (^▽^) (^▽^)

kaa-fon9kaa-fon10Dua foto ini adalah kumpulan relawan yang lagi pawai negara-negara peserta KAA. Ini relawan ‘Burma’ lohh… kaa-fon14kaa-fon16Ini penampilan dari negara peserta yang ikut Festival of Nations. Ini dari negara Srilanka. Kece, kan?

kaa-fon19Bisa foto-foto di stand negara Kenya 🙂

kaa-fon4-2Bisa foto-foto dengan Oji-san di stand negara Jepang. Termasuk gue jugaa hohohoo~

kaa-fon13afotoDan berkenalan dengan teman baru, Euis dan Shofa ヽ(´Д`)人(´Д`)人(´Д`)ノ〜♪

kaa-fon17kaa-fon18Ada sebuah band yang membawakan lagu Sewindu. Baper, kan? Hahahaha

kaa-fon21Main stage. Ini penampilan dari perwakilan Korea~~

kaa-fon24kaa-fon25Thank you untuk relawan yang telah menertibkan lalu lintas. Semoga semuanya mendapatkan kebaikan dari-Nya. Aamiin.

kaa-fon32thank you jugaa buat relawan kebersihan yang sampai malem tetap menjaga kebersihan acara. Semoga semuanya mendapat kebaikan dari-Nya. Aamiin.

kaa-fon29kaa-fon30Bendera segitiga warna-warni itu memang ciri khas festival yaa~~~

Okaaayy~~~~ sampai sini review gue tentang Festival of Nations.. Senang rasanya bisa ikut berpartisipasi dan meramaikan rangkaian acara peringatan Konferensi Asia Afrika yang ke-60.

GOOD LUCK ASIA-AFRIKA (◡‿◡✿)

Festival of Nations/Fin.

Asian African Parade – Asian African Carnival 2015

Parade Asia Afrika dilaksanakan tanggal 25 Mei 2015 di sepanjang jalan Asia Afrika. Bisa dibilang parade peserta negara yang ikut KAA ini adalah acara puncak di Asian African Carnival 2015. Berbicara tentang parade, yang terbayang dalam pikiran kita adalah keramaian acara, keramaian orang-orang yang datang, bendera dan pakaian yang berwarna-warni.

kaa-paradekaa-parade2

kaa-parade3Tuh, kan. Ramaaaaiiiiii banget, kan? Sampai naik-naik pagar. Warga Bandung, khususnya, sangat antusias bisa ikutan kemeriahan parade KAA ini. Foto ini diambil saat penunggang kuda melintas di jalan Asia Afrika.

Unfortunately, I was in a bad condition (✖╭╮✖)(✖╭╮✖)(╥﹏╥) (╥﹏╥) (╥﹏╥) gue tumbeng huaaaaaaaaaaa——–

Gue sadar sih bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam diri gue, tapi gue tetap pengin lihat acara parade KAA. Teman relawan yang sekelompok dengan gue, mereka udah punya spot di jalan Asia Afrika, tapi gue……… Gue dan adik gue berangkat habis dzuhur, dengan kondisi gue yang 50%. Kita berdua naik angkot elang dan….. terjebak macet di jalan pasundan. Mang angkotnya gak mau ambil pusing dengan kepadatan jalanan dan gak mau berlama-lama kena macet, diturunkanlah gue dan adik gue beberapa meter dari TKP.

Di depan masjid agung udah banyak orang, banyaknya mereka lagi pada foto-foto, yaa kekinian gitu. Ada yang di-foto-in, selfie, yang nantinya bakal di-post di sosial media. Itulah kekinian :>

kaa-parade4Balon udara saat pembukaan parade KAA 🙂

kaa-parade5Dimana-mana banyak orang….. sampai tak tahu harus lihat parade dari spot yang mana -____-

kaa-parade6kaa-parade7kaa-parade8Yeaa, pada akhirnya dapat sedikit spot, agak maksa sih, tapi yaa lumayan dapat beberapa foto peserta yang ikut parade.

Asian African Parade/Fin.

24 April 2015 – Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika

Tanggal 24 April 2015, Bandung meliburkan beberapa kantor yang bukan bidang sosial-masyarakat. Khusus, untuk melancarkan peringatan 60 tahun KAA. Sebenarnya ingin sih lihat historical walk para kepala negara dan delegasi, tapi apa daya gue gak bisa ikut (╥_╥)

Masih ingin up date, makanya gue dan dua teman gue jalan siang-sore ke Braga. Leisure walk gitu mhihi (─‿‿─) yaa siapa tahu ada mobil delegasi lewat hohoho, soalnya pas nyampe Braga aja, lohh ini apaan nih banyak kerumunan orang gini. Bakal ada apaan sih?

24-1Bahkan di tengah hujan pun masih pada nongkrong di daerah Braga. Kekuatan “kekinian” yaa, guys? mhihihii

Jalan Braga yang mau ke Savoy Homann ditutup, jalan cikapundung yang mau ke Alun-alun juga ditutup. Namun, di jalan Cikapundung itu parkir tank baja milik tentara. Beberapa pengunjung malah foto-foto di sana. Barulah setelah Ashar, jalan Cikapundung dibuka dan… pengunjung udah pada datang. Orang-orang Bandung pada antusias banget yaa ikutan peringatan 60 tahun KAA. Mereka dateng karena ingin lihat, ingin ikut berpartisipasi, dan juga kekinian. Asumsi gue.

24-3……. dan ada sirine dan orang-orang pun berbaris. Whaddup?

24-424-524-6…… ternyata ada mobil delegasi lewat. Kalau gak salah sih, mobil delegasi dari Vietnam hoho.

24-2Di jalan Asia Afrika terdapat banyak poster-poster penggagas dan delegasi KAA. Wah, gue harus bisa jadi seperti mereka (◡‿◡✿) Selain ada poster, ada juga banner orang-orang penting yang terlibat pada KAA dulu dan KAA kini. Pengunjung antusias banget pengin foto dengan banner, sampai bikin antrian–ini baru foto ama banner, apalagi sama aslinya  Zzz-___- hahaha Memang ya kekuatan ‘kekinian’ itu sungguh luar biasa. Gak apa-apalah mengunggah foto di media sosial. Gue juga gitu kok hahaha Zzz-___-

24-82015-04-24 16.48.10Inilah banner Pak Ridwan Kamil yang cukup banyak peminat yang ingin foto bersamanya~~~

24-9yeaa lumayan banner-nya cukup ganteng mhihihi

24-11Peringatan 60 tahun KAA ini bukan dilihat dari sisi festival atau rame-rame aja sih. KAA 1955 lalu diselenggarakan agar negara Asia-Afrika lebih kuat dalam melawan penjajahan. Waktu itu penjajahannya fisik, sedangkan kini… penjajahannya berupa perang pemikiran. Beda jauh. Negara Asia-Afrika harus aware dengan penjajahan model baru yang  harus diwaspadai dan dihindari. Mari jaga dan lindungi negara kita bersama! Pada momen ini juga kita harus bersyukur bahwa negara Asia-Afrika yang kini sudah lebih baik semoga Allah swt. selalu menjaganya, dan bagi negara yang sedang terkena konflik juga negara Palestina, semoga Allah swt. menjaga dan memberikan yang terbaik. Aamiin. Buat negara Indonesia, semoga Allah swt. menjaga, melindungi, dan memelihara negara ini dengan baik. Aamiin.

Peringatan 60 tahun KAA ini juga, Bandung dibenahi sehingga Bandung menjadi kota yang manglingi bagi warga kota Bandung itu sendiri. Contohnya gue. Gue amaze aja pada meet up relawan pertama, itu jalan asia afrika jadi ada kursi-kursi cantik dan tiang lampu yang elegan. Ini kota apa? Selain kursi dan tiang lampu, ada juga batu-batu yang menunjukkan negara-negara Asia-Afrika. Kece. Alhamdulillah Bandung jadi semakin nyaman. Ini hak dan kewajiban warga Bandung untuk menjaganya tetap dalam kondisi baik. Kita bisa menikmati fasilitas kursi dan view yang sungguh kece dengan gratis, tapi kewajiban pengganti fee-nya adalah menjaga fasilitas tersebut dengan baik dan membuang sampah pada tempatnya. Insya Allah sampai 10 tahun lagi pun, saat 70 tahun peringatan KAA, Bandung tinggal menambah detail kecantikan, tidak mempercantik diri dari nol lagi.

24 April 2015 – Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika/Fin.