You’re not alone pt.2

Karena terlewat jadwal bus trans-nangor kampus, aku memilih naik kendaraan umum kesayangan, Damri. Dari depan kampus naik angkot arah Dipati Ukur. Saat tiba di sana, Damri telah melaju. OMG. Tapi, jarak tempuhnya agak sulit dijangkau meski berlari–namanya juga mengejar bus. Entah siang ini ku agak hopeless untuk mengejar Damri hingga ada seorang yang menyapa.
“Dek, mau ngejar Damri?”
Literally yes. “Iya, Pak.”
“Ikut saya saja, Dek,” kata Bapak tersebut dari sepeda motornya.
Aku mengernyit. Antara ragu, tapi butuh. Ide bapak itu brilian dan niat tawarannya mulia sekali.
“Mau ngejar Damri, kan? Saya bantu. Saya bukan ojek, kok.”
“Oh iya, Pak. Terima kasih.” Saat itu ku langsung menerima tawaran Bapak tersebut yang telah berbaik hati membantuku mengejar Damri.
“Tapi, Bapak bakal lewat jalan ini?”
“Tadi saya lihat adek dari seberang, lari mengejar Damri. Adek kuliah di Unpad atau ITB?”
Setelah mendengar jawabanku, Bapak tersebut mengejar Damri, tapi Damri kurang peka meski sudah diberi klakson oleh Bapak tersebut. Ada celah saat tepi kanan Damri kosong, Bapak tersebut melesat mendahului Damri kemudian memberikan kode pada supir bahwa ada penumpang yang mau naik Damri.
Aku berterima kasih pada Bapak tersebut kemudian Bapak tersebut melaju menuju destinasi yang awalnya bakal beliau tuju. Allah SWT thank you for always help me. Terima kasih ku ucapkan atas rezeki yang Allah SWT berikan padaku dalam bentuk yang beraneka ragam. Terima kasih. Ku hanya bisa mendo’akan Bapak yang telah membantuku mengejar Damri siang tadi. Yaa Allah SWT, tolong lapangkanlah rezeki Bapak tersebut, baik rezeki kesehatan maupun finansial. Lindungi beliau beserta keluarganya dalam rahmat-Mu. Aamiin.
Seperti Bapak angkot yang pernah membantuku dan kini Bapak bersepada motor, ku belajar bahwa jika kau mampu menolong seorang memakai tenaga dan kau memang mampu, kenapa gak kau lakukan? Terima kasih atas pembelajarannya yang berharga. Ku terharu.

Semoga Allah SWT selalu memberikan kebaikan dan rezeki pada siapa pun yang membantu siswa/mahasiswa dalam melaksanakan pendidikannya. Semoga bantuan mereka menjadi amal jariyah yang bermanfaat. Aamiin.

Terima kasih.

Iklan

Satu pemikiran pada “You’re not alone pt.2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s